Wednesday, 14 May 2014

Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Rabu 14 Mei 2014

Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Rabu 14 Mei 2014

Hasil Review :
Pada hari ini kami sangat bangga sekaligus bersyukur karena telah berhasil menyelesaikan konsekuensi yang diberikan kepada kami, dan jumlah yang datang meningkat drastis. Dari 39 orang angkatan Teksound Beta 31, ada 5 orang yang tidak bisa datang dan itupun dikarenakan alasan yang logis dan benar-benar mendesak. Setelah absen, kami mulai mengerjakan tugas mading dengan cara membagi pengerjaannya kepada tiap-tiap divisi, seperti Aero mengerjakan bagian mading untuk Aero, dan lain-lain. Kami diberi waktu selama 35 menit untuk membuat mading Teksound tersebut. Kami berhasil menyelesaikan mading tersebut tepat waktu, tetapi sayang terdapat informasi yang kurang lengkap, yaitu di bagian nama-nama Teksound 30 dalam ke-5 divisi. Berdasarkan pemeriksaan, ada total dari 6 orang dari semua divisi (kecuali Eldi) yang tidak ada di dalam mading, kami diharapkan untuk mengetahui nama orang-orang dari tiap divisi yang belum ada di mading itu dan memperbaikinya nanti.

Karena tugas kami berhasil, walaupun masih ada kekurangan yaitu nama-nama yang belum lengkap, kami diberikan reward, yaitu pengurangan PK. Pengurangan PK dihitung dari 31 (angkatan kami) + 34 (jumlah anggota Teksound Beta 31 yang hadir dan mengerjakan) = 65. Jadi, 118 (PK kami) – 65 = 53. Jadi, PK kami saat ini adalah 53.

Esensi :
-Manajemen Waktu sangat penting, terutama dalam pengerjaan tugas
-Kerjasama harus terus ditingkatkan
-Komunikasi antar kelompok sangatlah penting, apalagi untuk pengerjaan tugas dengan pembagian kerja seperti mading yang telah kami buat. 
-Inisiatif perlu ditingkatkan
-Kepemimpinan yang baik
-Pembagian kerja yang baik merupakan kunci suksesnya pengerjaan tugas

Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Selasa 13 Mei 2014

Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Selasa 13 Mei 2014

Hasil Review :
Pada diklat ini saya masuk tengah pada jam 16.15, sehingga informasi ini saya dapatkan dari teman saya. Diklat pada hari ini dimulai dengan pembahasan kembali mengenai masalah absen, dikarenakan pada hari ini jumlah yang absen/ yang tidak hadir masih cukup banyak. Maka dari itu untuk mengatasi masalah absen kami berjanjii, jumlah yang datang diklat tidak boleh kurang dari 30 orang pada pertemuan berikutnya dengan Ifal sebagai jaminannya. Lalu, kami juga membahas soal tugas blog kami. Setelah diperiksa, ternyata ditemukan banyak kesamaan dalam review kami, bahkan ada yang di-post lebih dari deadline yang ditentukan, ada pula yang belum mem-post review untuk hari Sabtu. Kesalahan seperti ini diharapkan tidak terjadi lagi. Sebagai konsekuensinya, kami harus mem-post solusi kami masing-masing untuk masalah angkatan kami (seperti individualistis, batu, dll) di blog induk dengan deadline jam 6 pagi.
Setelah selesai membahas masalah absen dan masalah blog, hasil tes divisi diumumkan. Hasil tes divisi harus di-post di blog induk bersama dengan konsekuensi kami tadi dengan deadline yang sama. Sesudah itu, kami diberi kesempatan untuk memilih PJ untuk tugas kami selanjutnya. Dari hasil voting, akhirnya Ibra ditunjuk menjadi PJ untuk tugas selanjutnya. Setelah PJ ditentukan, barulah kami diberi tahu akan tugas kami berikutnya, yaitu mading.

Mading ini berisi 5 divisi yang ada di Teksound,  masing-masing divisi berisi :
-Masing-masing anggota divisi dari Teksound 30
-Karya Nyata 
-Apa yang kami (TX 31) mau lakukan untuk divisi tersebut nantinya

Untuk tugas mading ini kami diharapkan membawa :
-Karton (warna teksound)
-Lem
-Gunting
-Penggaris
-Spidol
-Hiasan-hiasan lain

Esensi :
-Lebih peduli terhadap angkatan
-Inisiatif masih perlu ditingkatkan
-komitmen masih perlu ditingkatkan
-Individualistis
-Masalah absen

Saturday, 10 May 2014

Review, Opini dan Evaluasi dari Simulasi Event Seminar “How Technology Affect Us” Hari Sabtu 10 Mei 2014

Review, Opini dan Evaluasi dari Simulasi Event Seminar “How Technology Affect Us” Hari Sabtu 10 Mei 2014

Hasil Review :
Pada hari ini kami Teksound Beta 31 mengadakan simulasi event yang berlangsung pada pukul 08.30 – 10. 30. Acara kami terlambat dimulai karena sempat terjadi masalah berupa ruangan tempat event seminar yang telah direncakan semula tidak dapat digunakan sehingga kami berusaha mencari ruangan yang bisa dipakai untuk event yang akan kami adakan.
Pertama-tama, event dibuka dengan doa yang dipimpin oleh MC, Haifa dan Ai dan dilanjutkan dengan sambutan dari PJ Event, yaitu Haidar dan Pranita. Setelah itu, seminar dimulai dengan presentasi dari bagian otomotif yang diwakili oleh Qadrin, Arkan dan Ifal. Lalu dilanjutkan dengan eldi dari Azka dan Athira. Setelah presentasi otomotif dan eldi selesai, Airin dan Tania maju untuk mempresentasikan tentang bagian audio. Setelah presentasi selesai, audio memberikan semacam games kecil berupa games tebak lagu. Audio selesai, Aero maju dengan diwakili oleh Dhira dan Ibra. Terakhir, pemberian materi dalam bidang komputer dilakukan oleh Khairul, Rifky dan Bestra.
Setelah materi selesai diberikan, diadakan games kembali di akhir acara sebagai ice-breaking. Games dilakukan dengan kami memberikan beberapa pertanyaan yang akan dijawab oleh kakak Teksound 30 untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Pada akhirnya, Kak Hanif berhasil menjadi juara satu dan mendapatkan grandprize.
Event kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh PJ Event. Setelah event selesai, kami diberi waktu untuk membereskan ruangan sebelum kemudian kami mengevaluasi event kami hari ini.

Evaluasi
Berikut adalah hasil evaluasi atas event kami hari ini :
Kekurangan :
-Materi yang disajikan masih kurang cocok dengan tema acara.
-Presentasi masih terlalu banyak baca slide, harusnya dijelaskan.
-Tidak kondusif (berisik) sehingga kurang memperhatikan.
-Games tidak perlu berhubungan dengan tema dan Ice-breaking seharusnya diadakan setiap selesai presentasi. 
-Persoalan penaatan peraturan

Kelebihan :
-Tingkat kedetailan Sangga kerja dan event bisa dibilang bagus karena memerhatikan segala aspek termasuk konsumsi, dekorasi, publikasi, dokumentasi, dll.
-Susunan acara sudah cukup rapih.
-Kualitas presentasi bagus.

Opini
Menurut saya simulasi event itu memberikan banyak manfaat dan pengalaman baru, seperti menambah waktu kebersamaan dengan anak-anak Teksound lainnya, baik Teksound 30 maupun Teksound Beta 31. Selain itu, dengan adanya simulasi event ini pengetahuan kami dalam membuat sebuah event bertambah, sehingga dalam pelaksanaan maupun pembuatan event-event  selanjutnya bisa lebih matang dan tidak melakukan kesalahan yang sama kembali. Dengan simulasi event ini juga kami jadi tahu cara-cara membuat event yang baik dan benar, indikator dari keberhasilan event kami, dan berbagai hal lainnya. Intinya, menurut saya simulasi event ini sangat bermanfaat bagi kita semua yang hadir.

Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Jumat 9 Mei 2014

Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Jumat 9 Mei 2014

Hasil Review :
Pada diklat kali ini kami berhasil menemukan sebuah solusi untuk menyelesaikan masalah absen dengan menentukan denda bagi yang tidak datang dengan alasan yang kurang logis, hasilnya anggota Teksound Beta 31 datang berjumlah 36 dengan total absen 3, itupun dengan alasan yang memang benar-benar logis.
Pada awal diklat kami disuruh untuk menutup mata dan menundukkan kepala, karena ternyata pada diklat kali ini kami diberi sebuah kejutan, yakni Teksound 29 lah yang akan mendiklat. Dengan Teksound 29 menggantikan Teksound 30, masalah angkatan kami pun kembali dibahas. Beberapa masalah seperti Individualistis, Batu, Tidak Peka, Tidak Beretika, Tidak Solid, Kurang Disiplin, Kurang Komitmen dan beberapa hal lagi kembali diungkit.
Karena banyaknya kesalahan angkatan kami yang belum diperbaiki dari awal diklat hingga sekarang, Teksound 29 menawarkan agar PK kami dibayar oleh Kak Ary dan Kak Wulan dengan melakukan 22 seri, tetapi hal tersebut tidak terlaksana karena kami mengaku bertanggung jawab atas PK kami sendiri.
Bahkan karena banyak dari angkatan kami yang belum berbicara selama diklat, akhirnya nametag teman-teman kami yang belum berbicara diambil oleh Teksound 29 sebagai jaminan. Kami diharapkan sebelum pelantikan sudah mengambil kembali nametag yang diambil itu dengan cara lebih aktif lagi dalam diklat dan memperbaiki 7 kesalahan angkatan kami.

Esensi : 
-Jangan individualistis
-Menjaga etika
-Kompak
-Sigap dalam membela teman
-Lebih aktif dalam forum
-Lebih disiplin
-Peka terhadap situasi dan kondisi
-Menunjukkan komitmen kepada Teksound

Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Selasa 6 Mei 2014

Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Selasa 6 Mei 2014

Hasil Review :
Diklat pada hari ini membahas tentang 2 masalah utama  angkatan kami, yaitu masalah absen dan masalah individualistis. Masalah absen adalah salah satu masalah yang harus segera diselesaikan, karena pada hari ini total absen yang tidak datang berjumlah 14 orang dari 39 orang yakni lebih dari 30% daru jumlah total kami, dengan berbagai macam alasan. Kami diminta untuk mendiskusikan solusi ini bersama segera setelah diklat selesai.
Saat diklat disebutkan pula kami akan dilantik dalam dua minggu lagi, dan kami diharapkan dapat memperbaiki segala masalah dan kesalahan angkatan kami dalam dua minggu ini.
Pada diklat kali ini kami juga diberikan tugas untuk menyelenggarakan sebuah simulasi event pada hari Sabtu, 10 Mei 2014 nanti. Kami diharuskan untuk menentukan PJ Event paling lambat nanti malam dan menyerahkan daftar sangga kerja paling lambat hari Kamis.
Hari Jumat diharapkan agar masalah absen ini sudah terselesaikan dan untuk Teksound Beta 31 diharapkan datang semua, yaitu 39 orang.

Esensi : 
-Lebih aktif dalam forum
-Jangan individualistis
-Masalah absen
-Peka terhadap situasi dan kondisi
-Kurangnya komitmen kami untuk Teksound

Friday, 28 February 2014

Tugas Wawancara Teksound

Pertanyaan Wawancara

1. Apa yang bisa ditingkatkan untuk menghindari sebuah miskom antar angkatan?

2. Apakah ada suatu penyesalan akibat suatu peristiwa yang kakak alami selama menjabat       sebagai anggota Teksound?

3. a. Kontribusi  untuk organisasi ini boleh dijelaskan kak?

    b. Apakah kakak sudah puas dengan organisasi teksound saat ini, beserta alasannya?

Ket: Untuk pertanyaan no. 3 terdapat ketidak setujuan untuk dijawab (3a.) karena dinilai terlalu ofensif, maka saya ganti pertanyaan tersebut dengan pertanyaan (3b.).

Jawaban Wawancara

1. Kak Kamal Nadjieb
1. Koordinasi lebih jelas. Dan semuanya menjalankan tugasnya dengan baik.
2. Ada. Mengintegrasikan semua subsi dalam satu website. Tidak bisa karena saya aksel.
3a. Kurang etis kalau saya yang jawab. Saya tidak mau jawab.

 2. Kak Faudy Hamka
1. Tingkatin jartel angkatan kalian,.kalo perlu contact dr berbagai medsos, ketemu langsung kalo emg bener-bener gak bisa dicontact.
2. Gak ada penyesalan sampai sejauh ini
3a. Kontribusi sih sejauh ini yg paling simpel kita harus aktif aja kalo.ada.ngumpul ya kita 
ngumpul, sejauh ini sih baru itu saja sama kontribusi.di kader

3. Kak Ary Setio Hartanto
1. Komunikasi langsung dan kenal betul karakter2 temen lo
2. Gak ada, kesalahan bukan buat disesalin tapi buat dipelajarin
3a. Lo nanya gw, banyak lah, mimpin proker, jadi penanggung jawab tugas di kader, mimpin TX, wakil expo, bikin powerbank, nyatuin anggota yang berantem, Dan yang overtake dan tanggung jawab semuanya kalo ada yang gk jalan, di overtake untuk didelegasikan.

4. Kak Dhimas Andianto
1. Bikin susunan jarkom yang rapih. Misal setiap kelas ada pjnya, jadi pjnya angkatan cukup ngasih tau ke pj kelas terus tinggal diterusin ke yang lain
2. Nggak ada
3a.Sejauh ini kontribusi paling besar gw buat tx menurut gw sendiri bantu ngerecover tower pasca renovasi (itu emg tugas jabatan gw sebagai koor tower) sama gw juga pernah jadi ketua seksi acara salah satu proker

5. Kak Rayhan Maulana
1. Lebih banyak ngumpul agar mengerti satu sama lain.
2. Gaada sih, cuman kemungkinan gara2 ga ikut lks jd gabisa ikut pencakaan . Selain itu gaada.
3a. Gua dulu pj caltex 30, jd kemungkinan kontribusi terbesar gua, selain itu lebih ke pendapat pendapat tentang proker dan rancangannya.

6. Kak Aditya Rangga
1. Rasa saling peduli ajaa.
2. Gaada.
3b. Blum puass, Masih blum sangat aktif semuaa, dan masih ada kekurangan dalam menjalani kegiatan.

7. Kak Ryan Riyadi
1. Komunikasi di tingkatkan dan yang ngomong 1 org aja jgn banyak 2.
2. Ada.
3a. Kontribusi jujur aja gw jarang aktif,  Paling pas awal 2 kader aja.

8. Kak Hibban Zhafran
1. Jartel, terus update, ngikutin apa yang terjadi skrg, karena waktu terus berjalan.
2. Ada.
3b. Puas, tetapi tetap ada ruang untuk perbaikan (improvement).

9. Kak Fandy Winasis
1. Jartel mesti bener, pastiin semua anggota dapet info.
2. Gabisa berpartisipasi dalam sebuah kegiatan, jadi ada perasaan gak enak dengan yang lain.
3b. Kurang puas, segi organisasi dapet, segi ilmu kurang.

10. Kak Wibisono
1. Jartel kuat, sebisa mungkin pake cara apapun jgn hanya satu media.
2. Tidak karena tiap ada masalah selalu diselesaikan bersama-sama.
3b. Puas.

11. Kak Andira Wulandari
1. Informasi harus dipastikan sampai, 1 orang pegang jartel, jika masih ada yang ga ke contact, maka dilakukannya dari orang ke orang.
2.Tidak.
3b.Puas, teman teman seangkatan enak enak, sehingga jarang terjadi perselisihan.

12. Kak Izzudin Alghifari
1. Pengertian, jgn hanya mengandalkan jartel dari satu media, usahakan buat di bbrp media.
2.Ga ada.
3b.Belum, masih bisa ditingkatkan.

13. Kak Hanif Raihan Ghany
1. Bikin system yang jelas,dari pj jartel ke pj per kelas lalu pj kelas ngasih tau ke anak anak kelasnya.
2.Gak pernah.
3b. Belum puas, masih ada yang perlu diperbaiki, dari sisi teknologi bisa ditingkatkan, karya nyata per angkatan ditambah.

14. Kak Muhammad Eraz A.I
1. Penyampaian jelas, konfirmasi apakah sudah dapet info ini atau belum.
2. Pas LKS kurang aktif.
3b. Belum, terutama dalam hubungan antar anggota, disiplin, etika serta keaktifan.

15. Kak Finian Dimitra M.
1. Banyak komunikasi aja antar angkatan sama usahakan yg komunikasi gak cuma 1-2 orang aja.
2. Jabatannya jadi anggota doang.
3b. Puas lah, orangnya baik2, seru2 prokernya juga seru.

16. Kak Alvin Julian R.
1. Jartelnya di bagusin lg.
2. Belom ada penyesalan apapun sih.
3b. Belum, sebenernya msh bisa lebih bagus lg.

17. Kak M. Rais Fawwazi
1. Kedekatan antar angkatan.
2. Gue menyesal karena ngga terlalu aktif sih, dan ngga banyak ilmu yang gue dapet dari 29. Tapi itu emang udah konsekuensi karena gue fokus di tempat lain.
3b. Belom, karena masih banyak potensi untuk berkembang.

18. Kak Rezki Dwi
1. Jartel, pastiin semua orang tau dan crosscheck lagi.
2. Tidak ada.
3b. Puas tapi masih berharap lebih lagi, Karena rasanya sudah bagus tapi gaboleh untuk berhenti berkembang.

19. Kak Faris Pusponegoro
1. Jartel-nya harus bener, dan meluas.
2. Saat ini belom ada.
3b. Saya sendiri selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya jadi tentu saja saya tidak cepat merasa puas.

20. Kak Kristalia Maysiana
1. Jangan hemat hemat pulsa! Kalo chat gadibales sms. Kalo sms gadibales, telpon. Kalo gadiangkat, tanya ortunya. Kalo gakejawab juga, datengin! Ya jangan sampe sering2 sebanyak ini juga. Kalian mesti komit dan sepakat kalo pokoknya hape gua mesti stand by kapanpun! Dan kalo mati tbtb, segera cek ada info baru apa. 
2. Hmm penyesalan di txnya sih gaada. Kalo penyesalan sih lebih ke masalah saya sendiri ya... saya kan aksel jadiya bentar banget ngurusin txnya. Mau ikut bantuin tapi takut kualat ujian ancur..
3b. Belum dan gamau puas, karena kita pasti bisa maju dan lebih maju lagi kaya teknologi yang majunya cepet bgt gakira kira.

21. Kak Meilia Nur Chrisandra
1. Komunikasi pastinya harus diperlancar. Setiap ada informasi baru yang harus diperluas, segera dikasih tau ke angkatannya, kalo ada yang sulit dihubungin kalian harus coba sampe dia respon. Anggota yang udah dapat info juga sebaiknya ngasih respon ke temannya, ngasih tau kalo dia udah dapet info tsb.
2. Ngga ada, karena saya belum selesai menjabat dan biasanya penyesalan akan ada setelah evaluasi akhir selama masa jabatan.
3b. Belum sepenuhnya puas. Karena udah bisa menyukseskan proker prokernya dan bisa membuat beberapa prestasi, tapi masih ada aja anggota yang kurang bertanggung jawab, jadi kinerjanya kurang maksimal.

22. Kak M. Rayhan Ghifari
1. Sebenernya untuk menghindari miskom itu bukan lah hal yang sulit, kalian harus meningkat kualitas komunikasi kalian, ngasih informasi yang sejelas jelasnya, oh yang penting juga jangan malu bertanya, lo juga harus menyimak dan mengerti konteks dari informasi itu sendiri, miskom tuh biasanya terjadi karena kurangnya kualitas komunikasi itu sendiri, mungkin si pemberi informasi memberi info yang kurang jelas lah atau si pendengar kurang menyimak dan mengerti konteksnya dan tidak bertanya lagi lah, banyak faktornya sih, tapi yang penting harus memperbaik kualitas komunikasi itu sendiri, agak lebih singkron dan informasi bisa diberi/disampaikan secara efektif dan tidak terjadi miskom.
2. Gue sih ga ada penyesalan, soalnya gua udah mencoba sebaik mungkin dalam melaksanakan tugas yang dikasih ke gua.
3b. Puas? Hmm... susah dijawab sih, Tapi menurut gue organisasi teksound sekarang sudah bisa dibilang bagus, sangga kerja jelas, masing masing juga udah kerja sebaik mungkin, ketua ama wakil mengayomi bawahannya dengan cukup maksimal.

23. Kak Rani Edina
1. Saling mengingatkan, lebih sering ngobrol dan bergaul bareng.
2. Ada, kurang cocok dengan pasangan kerja tp tidak bisa memberikan alasan yg tepat.
3b. Tidak, karena blm menjadi yg terbaik dr organisasi yg lain.

24. Kak Alamson S.
1. Lebih sering ngumpul.
2. Ada waktu kader.
3b. Belum karena manusia pasti tidak pernah puas.

25. Kak Arefo Estrada
1. Harus lebih deket sama angkatan, saling ngerti satu sama lain.
2. Waktu diklat gabisa bela angkatan, kurang aktif dan kurang kontribusi, kebutuhan banyak dan bervariasi.
3b. Belum, 30 belum bisa berkontribusi banyak, fasilitas kurang memadai.

26. Kak Rifqi Putra Nanda
1. Ngedeketin diri satu sama lain, jgn sampai salah mengintrepertasikan sehingga semua info kesebar dengan maksud yang sama2.
2. Yg disesalkan, gaikut kader karena operasi, tensi tinggi dgn 2013.
3b.Kurang, kurang beraksi di ajang eksternal.

27. Kak Surviantoro Ilham Y.
1. Bisa pakai pj kelas, waktu itu pas kader system partner, saling bertanggungjawab terhadap partner, dibuat per kelas.
2. Gak ikut tugas bareng bareng, padahal itu vital untuk kedekatan sesama angkatan.
3b. Kurang diklat.

28. Kak Ibrahim A. Hilmy
1. Jgn pake perantara, langsung terus terang.
2.Gak lebih aktif waktu kader.
3b. Belum, kedisiplinan.

29. Kak Karunia Budisatrio
1. Gunain bahasa yg jelas, trus kalo perlu di cek lagi pesan yg lo dapet pastiin itu bener.
2. Alhamdulillah gaada.
3b. Belom, karena sebenarnya teksound bisa ngelakuin yg lebih tp karena keterbatasan jdnya seadanya.

30. Kak Joshua Parulian S.
1. Banyakin ngumpulnya.
2. Sampai saat ini belum ada.
3b. Sudah lumayan puas, karena anggotanya bisa diajak kerjasama & prokernya bisa jalan.

31. Kak M. Aufa Husen
1. Sistem komunikasi dan sist. pengambilan pilihan yang jelas.
2. Blm ada sih.
3b. Manusia tuh hrsnya gk pernah puas, karena pada dasarny selalu ada yg bisa lo lakuin lbh baik.

32. Kak Maulydia Trivania
1. Kedekatan antar anggota, kalo masing2 anggota deket komunikasinya bisa berjalan lancar.
2. Nyesel kadang suka boam sama tx dan gue nyadar itu gak bener.
3b. Belum, karena masih bisa ditingkatkan lagi.

33. Kak Ibrahim
1. yang memberi info, pastiin merata, yang ga dapet info, aktif buat nyari.
2. Ada, tapi ngga nyesal banget.
3b. belum terlalu, kontribusi tiap anggota menurut saya masih harus ditingkatin lagi.

34. Kak Muhammad Akha D.
1. Dengerin sampe selse aja.
2. Tidak sama sekali.
3b. Belum terlalu, karena tiap divisinya belum menonjol semua.

35. Kak Kharisma Riga
1. Kalo ada yang penting masukin grup terus kalo bisa pastiin kalo pesan pesan yang penting tu diterima ama semua anggota lu.
2. Ngga.
3b.Belum, karena prokernya belum selesai.

36. Kak Agung Riyanto P.
1. Sebnernya miskom tuh bukan salah siapa siapa, sadar diri aja lebih inisiatif mau tau ada apa2 gitu gausah nunggu di kabarin.
2. Ga ada sih kayaknya.
3b. Kurang puas sih gara gara belum bisa ngasih kontribusi yang lebih besar ke sekolah.

37. Kak Aji Imawan Omi
1. Banyakin ngumpul, nunjukin komitmen.
2. Gak ikut LKS.
3b. Udh lumayan, subsi lain bahkan PK sendiri sudah lebih mempercayai teksound,, sudah dianggep istilahnya.

38. Kak Dwiammanta Asprila R.
1. Lo gali infonya sedetail mungkin, sampai jelas dan puas.
2. Alhamdulillah belum.
3b. Belum sih, kayak technofest, lomba2nya itu2 aja.

39. Kak Machfudz Sumantri
1. Jartel, Jarkom harus ditingkatin.
2.Gak, banyak dapet teman dan jadi bisa ngembangin hobi.
3b.Belum puas, ilmu yg didapat dari teksound masih kurang.

40. Kak Ghina Alika
1. Pastiin informasi yang dikasih udh bener dan sampai ke orangnya langsung.
2. Untungnya gak ada.
3b. Udah puas kok, tapi selalu ada ruang untuk perkembangan.

41. Kak Naufal Ghifari R.
1. Konfirmasi dengan infonya sampai jelas.
2. Mungkin dulu pernah memimpin anggota tapi pernah gagal.
3b.Sebenarnya tidak akan puas, karena pasti mau lebih bagus lagi.

42. Kak Dimas Andriyanto
1. Lebih teliti lagi dalam memberikan informasi salah satunya.
2. Tidak ada.
3b. Kalau ditanya puas gak dengan organisasi teksound saat ini sih cukup puas.

43. Kak Valdi Noor Azhar
1. Kenali temen lo, alat komunikasi apa yang bisa dipakai. Sebisa mungkin satu angkatan punya satu alat komunikasi yang semua punya kayak bbm atau line. Dan juga untuk meminimalisir hal-hal diluar dugaan, lo catet semua alat komunikasi yang temen lo punya. Kalo dia punya bbm add pinnya, kalo punya linenya, add linenyam, kalo perlu twitter,email dan fb.
2. Udah puas, karena sistem organisasi yang ada udah jelas & kalo diikuting dgn sungguh2 bisa memberikan hasil yang memuaskan.
3b. Gak ada cuman gua akan lebih seneng kalo gua bisa lebih banyak berkarya dari dulu.

44. Kak Dicky Rivanda
1.Ya pastinya komunikasinya harus bagus dan jelas.
2. Tidak ada.
3b. Kalo kata pepatah sih jangan pernah puas
 Pasti masih bisa diperbagus lagi.